11 September 2011

SHOLAT


SHOLAT

HIKMAH SHOLAT
1.      Membersihkan jiwa dan mensucikannya.
2.      Melatih hamba untuk selalu munajat kepada Allah di dunia dan berada di sisi-Nya pada hari kiamat.
3.      Mencegah perbuatan keji dan mungkar (Q.S.29:45)

“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, Yaitu Al kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

FADHILAH SHOLAT
1.      Sholat sebagai tiang agama.
2.      Pembeda antara mukmin dan kafir.
3.      Amalan yang paling utama
4.      Menghapuskan dan menutupi dosa-dosa

PEMBAGIAN SHOLAT
1.      Sholat Fardhu, yaitu Sholat Dhuhur, ‘Ashar, Magrib, ‘Isya’, dan Shubuh.
2.      Sholat Sunnah, yaitu Sholat witir, fajr’, ‘iedani, kusuf, khusuf, istisyqo’. Ini semua termasuk sunnah muakkadah. Adapun yang bukan mua’akkadah adalah tahiyatul masjid, rowatib, dua roka’at setelah wudhu, dhuha, tarwih dan qiyamul lail.
3.      Shalat nafilah, yaitu selain shalat sunnah mua’akkadah dan bukan mua’akkadah yang dilakukan pada waktu malam dan siang.

SYARAT-SYARAT SHALAT
A.    Syarat Wajib Shalat
1.      Islam
2.      Berakal
3.      Baligh
4.      Masuk waktu shalat
5.      Suci dari darah haid dan nifas
B.     Syarat Sahnya Shalat
1.      Bersih dari hadast besar dan kecil
2.      Menutup aurat
3.      Menghadap kiblat

RUKUN – RUKUN SHALAT
a.       Berdiri jika mampu
b.      Niat
c.       Takbirotul ikrom
d.      Membaca surat Al Fatihah
e.       Rukuk
f.       Bangkit dari rukuk
g.      Sujud
h.      Bangkit dari sujud
i.        Tuma’minah dalam rukuk dan sujud
j.        Duduk untuk salam
k.      Salam
l.        Tertib antara rukun satu dengan yang lainnya

SUNNAH – SUNNAH SHALAT
A.    Sunnah Mu’akkadah
1.      Membaca salah satu surat Al-Qur’an
2.      Membaca sami’allahu liman hamidah.
3.      Membaca do’a sewaktu sujud tiga kali
4.      Takbir perpindahan dari berdiri ke sujud, dari sujud ke duduk dan dari duduk ke berdiri.
5.      Tasyahud pertama, kedua dan duduk keduanya.
6.      Membaca lafadz tasyahud.
7.      Membaca jahar pada shalat yang dibaca jahar.
8.      Membaca pelan-pelan pada shalat yang dibaca pelan.
9.      Bersholawat kepada Nabi saw.

B.     Sunnah ghoiru mu’akkadah
1.      Do’a iftitah
2.      Membaca isti’adzah pada raka’at pertama dan basmalah pada setiap raka’at.
3.      Mengangkat tangan sebanding dengan dua punggung ketika takbirotul ikrom, rukuk, berdiri dari rukuk dan berdiri setelah dua raka’at.
4.      Membaca Amin setelah selesai Al Fatihah
5.      Memanjangkan bacaan dalam shalat shubuh, memendekkan dalam shalat Ashar dan Magrib dan pertengahan dalam shalat Isyak.
6.      Berdo’a diantara dua sujud
7.      Duduk iftirosyi dan tawaruk ketika duduk yang terakhir.
8.      Meletakkan tangan diatas dada, tangan kanan diatas dan tangan kiri dibawah.
9.      Do’a dalam sujud
10.  Do’a dalam tasyahud akhir setelah shalawat Nabi saw.
11.  Salam ke sebelah kanan
12.  Salam ke sebelah kiri
13.  Dzikir dan do’a setelah salam.

HAL –HAL YANG MAKRUH DALAM SHALAT
1.      Menolehkan kepala dan mata
2.      Mata melihat keatas
3.      Meletakkan tangan di lambung atau rusuk
4.      Mengurai rambut, lengan dan pakaian
5.      Menyela-nyelakan jari dan mensuarakan.
6.      Mengusap kerikil lebih dari satu ketika sujud
7.      Melakukan hal-hal yang sia-sia, sehingga mengurangi kekhusyukan
8.      Membaca dalam rukuk dan sujud
9.      Shalat di hadapan makanan
10.  Menahan kentut dan kencing
11.  Duduk diatas tumit
12.  Duduk iftirosy (membentang) dengan lengannya.

HAL –HAL YANG MEMBATALKAN SHALAT
1.      Meninggalkan salah satu rukun shalat
2.      Makan dan minuman
3.      Berbicara tanpa memperbaiki dan membenarkan
4.      Tertawa terbahak-bahak
5.      Bergerak terlalu banyak sehingga mengurangi kekhusyukan
6.      Kelebihan reka’at shalat sampai dua kali lipat disebabkan lupa.
7.      Ingat shalat sebelumnya seperti seorang shalat ashar, dia ingat belum shalat dhuhur.

HAL – HAL YANG DIPERBOLEHKAN DALAM SHALAT
1.      Berbuat yang benar seperti membenarkan selendang
2.      Dehem ketika terpaksa
3.      Membenarkan orang dalam shaff
4.      Menguat dan meletakkan tangan pada mulutnya
5.      Mengingatkan iman dengan mengawali bacaannya dan mengucapkan tasbih
6.      Mencegah orang yang lewat didepannya
7.      Membunuh ular atau kalajengking ketika shalat.
8.      Garuk-garuk dengan lengannya.
9.      Membersihkan isyarat dengan tangannya bagi yang memberi salam.

10 September 2011

AL UKHUWAH

AL UKHUWAH
(PERSAUDARAAN)


A.  Ukhuwah Islamiyah
Adalah satu karunia, cahaya dan ni’mat ilahiyah yang dicurahkan Allah SWT. Dalam lubuk hati hamba-nya yang ikhlas, insan-insan pilihan yang bertaqwa kepada-Nya, yang menghasilkan suasana persaudaraan mahabbah di antara sesama muslim ibarat satu tubuh ( Lihat Al Qur’an Surat Al Anfal 63, Al’Imran 103, Al Hujurat 10).


B.    Kondisi yang diperlukan guna membina Ukhuwah Islamiyah
1.      Ikhlas karena Allah Subhanallahu wa Ta’ala semata atas segala sesuatu
2.      Didasari Iman, Niat amal Sholeh dan Taqwa
3.      Iitizam dengan manhaj Islami
4.      Tegak/Teguh berasas nasehat karena Allah SWT.
5.      Setia dalam waktu senang dan susah

C.   Usaha-usaha mempererat Jiwa-Jiwa
1.      Mampu menunjukan rasa cinta kepada sesama Muslim
2.      Mohon dido’akan dari jauh saat berpisah
3.      Tujukkan kegembiraan dan senyuman di saat bertemu
4.      Berjabat tangan bila berjumpa
5.      Berusaha sering saling mengunjungi
6.      Ucapkan selamat berkenan dengan sukses yang dicapai sesama muslim
7.      Berilah hadiah (bila mampu) berkenan dengan kejadian tertentu
8.      Memperhatikan saudaranya terutama atas sesuatu musibah yang terjadi
9.      Berusaha membantu keperluan sesama muslim
10.  Berusaha memenuhi hak-hak sesama muslim :
a.       Mengucapkan salam bila bertemu
b.      Menjawab salam
c.       Menengok orang yang sakit
d.      Mengantar jenazah
e.       Memenuhi undangan
f.       Mendo’akan orang yang bersin
g.      Benar dalam bersumpah
h.      Menolong orang yang didzolimi
i.        Memperhatikan nasihat
j.        Berusaha menghilangkan atau mengurangi kesusahan orang lain, membantu orang yang sedang dalam kesulitan-kesulitan.
k.      Menutupi aib (cacat) saudaranya
l.        Menjauhkan diri dari sifat dan tindakan yang menyakitkan hati atau mengganggu orang lain, seperti :
·         Angkuh / sombong
·         Menghina / mengejek
·         Membenci
·         Bertindak dhalim
·         Tidak tepat janji
·         Bahasa kurang sopan
·         Ceroboh / Sembrono
·         Mengumat / Culas
·         Suka pamer, dll.


D.   Sikap khusus yang harus dipelihara
1.      Haram tidak bertegur sapa karena persoalan pribadi lebih dari tiga hari.
2.      Berusaha saling menutupi aib (cacat).
3.      Berusaha lebih mengutamakan kepentingan umum atau orang lain dari pada kepentingan diri sendiri dalam setiap interaksi kemanusiaan.
4.      Usahakan tercipta suatu suasana, saat orang lain makan di rumah kita seperti dia makan dirumahnya sendiri. (Lihat surat An Nur 61, Al Hasyr 9)
Rasululloh SAW bersabda :
Tidak beriman (tidak sempurna iman) seseorang dari kamu, sehingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri. (HR. Bukhori-Muslim).


E.    Dampak Positif atas terciptanya Kondisi Ukhuwah Islamiyah :
1.      Memperkokoh kesatuan persatuan kaum Muslimin.
2.      Dapat menunjang usaha melenyapkan kefakiran dan kemiskinan (orang-orang fakir dan miskin terjamin kehidupannya).
3.      Dapat menunjang usaha memberantas kebodohan.
4.      Dapat menunjang usaha memakmurkan kehidupan masyarakat.
5.      Dapat menunjang usaha mengurangi memberantas kejahatan dan meningkatkan rasa aman keamanan masyarakat.

Sabda Rasululluoh SAW :
Tidak akan masuk jannah (surga) orang yang memutuskan tali kasih sayang kekerabatan. (HR.Bukhori, Muslim, Abu dan Dawud)






Sumber : Buku Agenda Muslim Khasanah Ilmiyah Islamiyah, Angga Pustaka d/a. Komplek Masjid Muttagin Cemani – Solo.











My New Style

My New Style

My Family

My Family
Miyya Kak Cintha and Family

Prambanan In Action

Prambanan In Action

Kakak Miya

Kakak Miya

PKN STAIMUS 2013

PKN STAIMUS 2013
Mahasiswa PKN dan Peserta Lomba TPQ

PKN 2013 STAIMUS

PKN 2013 STAIMUS


Entri Populer