23 Desember 2011

Perkembangan Islam Di Indonesia




PENDAHULUAN

Kedatangan Islam di wilayah Nusantara tidaklah bersamaan. Demikian kerajaan-kerajaan dan daerah-daerah yang didatangi memepunyai situasi politik dan sosial budaya yang berlainan. Pada masa kerajaan Sriwajaya mengembangan kekuasaannya sekitar abad ke-7 M dan ke-8 M., selat Malaka mulai dilalui pedagang-pedagang muslim dalam pelayarannya ke negeri-negeri di Asia Tenggara dan Asia Timur. Berdasarkan berita Cina pada masa penguasa T’ang, pada masa itu diduga keras masyarakat muslim telah ada, baik di Kanfu (Kanton) maupun di daerah Sumatera sendiri. Perkembangan pelayaran dan perdagangan yang bersifat internasional antara negara-negara si Asia bagian Barat dan Timur mungkin disebabkan oleh kegiatan kerajaan Islam di bawah Bani Umayyah di bagian barat maupun kerajaan Cina pada masa T’ang di Asia Timur serta kerajaan Sriwijaya di Asia Tenggara.
Kepulauan Nusantara juga telah dianggap penting bagi perdagangan antar bangsa sejak zaman purba, karena pulau-pulaunya terletak di sepanjang laut (pantai) yang menghubungkan Cina dan kekuasaan kekaisaran Romawi
Para pedagang asing yang berkunjung ke kepulauan ………………..








PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA

A.  SEJARAH MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA
Perkembangan pelayaran dan perdagangan yang bersifat internasional antara negara-negara di Asia bagian barat dan timur disebabkan oleh kegiatan kerajaan Islam di bawah Bani Umayyah di bagian Barat maupun kerajaan Cina zaman Dinasti T’ang di Asia Timur serta kerajaan Sriwijaya di Asia Tenggara.
Upaya Sriwijaya dalam memperluas kekuasaannyake Semenanjung Malaka sampai Kedah dapat dihubungkan dengan bukti-bukti prasasti 775, berita-berita Cina dan Arab abad ke 8 sampai ke 10. Hal ini erat hubungannya dengan usaha Selat Malaka yang merupakan kunci bagi pelayaran dan dan perdagangan internasional.
Wan Husein Azmi mengemukakan dalam makalahnya, ada tiga teori tentang kedatangan Islam ke wilayah Melayu, yaitu:
  1. Teori Arab, yaitu datangnya Islam ke Melayu secara langsung dari Arab, karena muslim wilayah melayu berpegang pada madzhab syafi’i. Teori disokong oleh Sir John Crawford.
  2. Teori India, yakni bahwa Islam datang dari India selepas tahun 1883 M, dibawa oleh C. Snouch Hurgronye, Van Ronkel, Marisson, R.A. Kern, dan C.A.O Van Niewinhuize.
  3. Teori Cina, bahwa Islam datang ke Nusantara ini dari Cina, teori ini dikemukakan oleh Emanuel de Eradie, seorang scientist Spanyol.
Meskipun demikian, dapat kita akui bahwa jalan yang dibawa para saudagar Arab, masuk ke wilayah nusantara ini adalah sama. Ada yang melalui jalan laut dari Aden menelusuri pantai India Barat dan Selatan, atau jalan darat dari Khurasan kemudian melaui hutan menyeberangilaut Cina Selatan masuk ke wilayah Nusantara melalui pesisir pantai timur semenanjung tanah Melayu. Oleh sebab itu, dapatlah kita berpendapat bahwa dakwah Islamiyah databg ke wilayah nusantara melalui lautan India dan juga laut Cina Selatan secara langsung dari negeri Arab dan oleh orang-orang Arab.

1.  Masuknya Orang Islam ke Indonesia
Berdasarkan sumber-sumber yang disertai dengan berbagai bukti, maka ada tiga pendapat yang menyimpulkan tentang islam masuk ke Indonesia, yaitu pertama mengatakan bahwa islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M, alasannya pada waktu itu Kerajaan Sriwijaya mengembangkan kekuasaannya pada sekitar abad ke 7-8 M, dan juga di Selat Malaka sudah mulai lalu lalang pedagang muslim dalam pelayarannya ke negeri-negeri Asia Tenggara dan Timur (termasuk Indonesia), kedua mengatakan bahwa Islam masuk ke Indonesia Pada abad ke 9 hingga 11 M, alasannya karena pada waktu itu sudah terbentuk komunitas masyarakat muslim, dan ketiga berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad ke 13 hingga 14 M.

2. Terbentuknya Mayarakat Islam
Mengenai terbentuknya masyarakat muslim ini terdapat dua pendapat, pertama mengatakan bahwa brdasarkan berita China zaman dinasti T’ang, pada abad ke 7 diduga sudah ada masyarakat muslim, baik di Kunfu (kanton) maupun di daerah Sumatra. Menurut Syekh Naquid al-Atas, bahwa perkampungan dan masyarakat muslim itu telah ada pada abad ke 7 M (tepatnya di Kedah dan Palembang), kedua mengatakan bahwa komunitas masyarakat Islam baru terbentuk pada abad ke 9 M, yakni terbentuknya perkampungan muslim di Pulau Sumatera.

B.  Faktor-faktor Berkembangnya Islam di Indonesia
Ada beberapa faktor yang menjadikan Islam berkembang di Indonesia antara lain:
Ø  Agama Islam tidak mengenal kasta (kelas sosial)
Ø  Penyebaran dan syiar Islam dilakukan oleh para wali (wali songo). Mereka adalah orang-orang yang sangat dihormati oleh masyarakat.
Ø  Kedatangan bangsa Barat, seperti Spanyol, Portugis, dan Belanda ke Indonesia yang ingin menjajah dan menyiarkan agama Kristen, sehingga tumbuhlah semangat umat Islam untuk menyebarluaskan agama Islam dan bersatu melawan bangsa Barat.

Proses Masuknya dan Penyebaran Islam ke Indonesia
            Proses masuknya Islam ke Indonesia pertama kali melalui lapisan bawah, yakni masyarakat sepanjang pesisir utara. Dalam hal ini yang membawa dan memperkenalkan Islam kepada masyarakat Nusantara adalah para saudagar-saudagar muslim yang datang dari Gujarat maupun dari Arab melalui berdagang, Di samping melalui perdagangan, Islam juga disebarkan melalui…….….hal.3

Pembawa Islam ke Indonesia
            Para sejarawan menetapkan bahwa pembawa Islam ke Indonesia ada dua golongan, yaitu:
1. Orang-orang Gujarat, terbukti dengan :
a.       Perdagangan (hubungan dagang)
b.      Ukir-ukiran Arab dalam kuburan Islam di Indonesia denagn motif Gujarat
c.       Adanya gelar syah
d.      Adanya sisa-sisa madzhab Syi’ah di Indonesia, seperti Wihdatul Wujud.
2. Para saudagar dari Arab, dengan alasan :
a.       Sudah adanya perdagangan pantai antara Arab dan Indonesia, melalui lautan sebagai terminal menuju Cina.
b.      Francis Day dalam bukunya The Lord of Pieverela, menyebutkan bahwa orang-orang Arab sudah lama menetap di Malabar India, yaitu orang-orang Oman dan Hadramaut.
c.       Adanya berita al-Mas’udi. Ia mengatakan bahwa pada tahun 675 M terdapat ±10000 orang yang berasal dari Oman, Siraz, Bashrah. Baghdad yang berasal di Malabar (Nurujud Dzannab).
d.      Telah ada kelompok orang Arab di Sumatera pada tahun 675 M sebagai utusan dari Arab untuk kunjungan ke Kalingga.

C.  KERAJAAN-KERAJAAN ISLAM DI INDONESIA
Berdasarkan asumsi bahwa Islam masuk ke Indonesia itu ditandai dengan berdirinya kerajaan-kerajaan Islam, maka kerajaan Islam baru berdiri pada abad ke 13, yaitu dengan berdirinya Kerjaan Samudera Pasai.
Kalau kita simak lebih jauh mengenai berbagai pendapat sejarawan tersebut di atas sebenarnya mereka mengacu kepada beberapa sumber, antara lain:
a)      Sumber tradisional, misalnya dari babat, hikayat Malaka dan hikayat Kerajaan Pasai.
b)      Sumber Barat, misalnya mengenai peristiwa Marcopolo ketika ia berkunjung ke kerajaan Pasai.
c)      Sumber Timur, yakni pendapat para ahli Timur seperti: Prof. Naquid al-Atas, Sejarawan dan Kebudayaan islam di Indonesia mengatakan bahwa Islam masuk abad ke 7.
d)     Sumber Arkeologi, misalnya Makam Malik Shaleh, makam Ali Zaenal Abidin (1405 M), makam Fatimah Binti Maimun di Gresik tahun 475 H, makam di Triwulan (di tengah-tengah makam Majapahit ini terdapat makam Islam), dan makam Maulana Malik Ibrahim.

Berdirinya Kerajaan Islam di Indonesia
  1. Kerajaan Perlak (918-922 M)
      Didirikan oleh dinasti sayyid azizah, raja pertama adalah Aladin Sayid Maulan Aziz Syah. Pada tahun 922 M terjadi perebutan kekuasaan dari dinasti Azizah kepada dinasti Makrat. Dinasti Makrat adalah dinasti Aceh asli yang sudah beragama Islam yang kemudian mendirikan Kerajaan Perlak Baru yang beribu kota di Tonang. Sejak itulah kerajaan pecah menjadi dua, pertama berpusat di Bandar Khalifah dan yang kedua berpusat di Tonang. Kerajaan perlak yang semakin kecil itu tidak lagi disebut sebagai kerajaan dan pengaruhnya pun menjadi pudar. Baru pada tahun1225-1263 M, Raja Muhammad Amir Syah mengawinkan putrinya yang bernama Ganggang Sari dengan Malik Shaleh,yang kemudian Malik Shaleh mendirikan kerajaan baru yang bernama Samudra Pasai.

  2. Kerajaan Samudra Pasai
      Raja yang pertama adalah Malik Shaleh yang memerintah pasa tahun 692 H/1297 M Raja yang terakhir adalah Sultan Zainal Abidin, pada saat itu terjadilah serbuan besar-besaran oleh kerajaan Siam terhadap kerajaan Pasai dan akhirnya Pasai dapat ditaklukkan dengan kewajiban membayar upeti. Bertepatan dengan itu juga terjadi penyerangan dari kerajaan Majapahit, sehingga kerajaan Pasai menjadi kerajaan yang semakin kecil.
  3. Kerajaan Aceh Darussalam
      Berdiri pada tanggal 12 Dzulqaidah 916 H/1511 M, raja yang pertama adalah Sultan Alauddin Ali Mughayat Syah. Ibukota kerajaan Aceh Darussalam disamping sebagai pusat politik,juga sebagai pusat ilmu pengetahuaan, kebudayaan dan sebagai kota internasional yang ada di Asia. Kerajaan ini juga sudah menjalin hubungan internasional, antara lain dengan Cina, Eropa dan Amerika.
  4. Kerajaan Islam di Jawa
Kerajaan Demak (1500-1550), didirikan oleh Raden Fatah pada awal abad XIV. Demak  merupakan pusat pendidikan dan pengajaran Islam, yang penyebarannya ke seluruh Pulau Jawa dan berkembang pesat karena adanya bantuan pemerintah dan pembesar-pembesar Islam yang membelanya.
Proses penyiaran Islam pada saat itu dengan cara propaganda tingkah laku dan perbuatan, tidak banyak bicara, dan secara berangsur-angsur dalam menjalankan hukum syari’at.
Kerajaan Mataram (1575-1757), pada masa pemerintahan Sultan Agung (tahun 1613), ia memerintahkan supaya di tiap-tiap ibu kota kabupaten didirikan sebuah masjid, sebagai induk dari sebuah masjid dalam daerah kabupaten
           
           

DAFTAR PUSTAKA


Harun, Yahya. 1995.  Sejarah Masuknya Islam di Indonesia. Yogyakarta: Kurnia Kalam Semesta
Rukiati, Dra. Hj. K. Enung dan Hikmawati, Dra. Fenti. 2006. Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Bandung: Pustaka Setia
Sugiono. 2008. Fakta Perkembangan Peradaban Islam. Solo: Tiga Serangkai
Supriyadi, Dedi M.Ag. 2008. Sejarah Peradaban Islam. Bandung: Pustaka Setia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

My New Style

My New Style

My Family

My Family
Miyya Kak Cintha and Family

Prambanan In Action

Prambanan In Action

Kakak Miya

Kakak Miya

PKN STAIMUS 2013

PKN STAIMUS 2013
Mahasiswa PKN dan Peserta Lomba TPQ

PKN 2013 STAIMUS

PKN 2013 STAIMUS


Entri Populer